Tampilkan postingan dengan label perbaikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perbaikan. Tampilkan semua postingan

SURYA ASRI GROUP


JASA KAMI MELIPUTI :
 
- Desain Bangunan
 
- Pekerjaan Bangunan baru,

- Renovasi bangunan, rumah, villa, ruko, kantor, dll

- Pengecatan dinding, plafon, duco, melamic.

- INTERIOR GYPSUM Plafon dan Partisi

- Instalasi listrik, air, telp.

- Kithcen set

- Atap baja ringan 


- Water profing

- Jasa pengawasan

- Penyedia Jasa Tukang Bangunan.

- Borongan bahan dan material

- Borong Upah Kerja

- Perawatan dan Perbaikan, rumah, ruko, Kantor, villa,



Kami siap menjalinan kerjasama dengan Arsitek, Kontraktor, Consultant. Untuk pelaksanaan proyek Anda.





AREA KERJA :
- JABODETABEK DAN SEKITARNYA
- SURAKARTA DAN SEKITARNYA

CAT SEPECIAL EFEK

Bosan dengan dinding yang tampil polos? Mungkin saatnya Anda bereksperimen dengan cat spesial efek. Produk terbarunya Suede Art Stone mampu menghasilkan tampilan seperti batu alam bertekstur halus, dan Stucco Veneziano yang menghadirkan nuansa batu onyx yang licin. Suede tersedia dalam 20 warna, dibuat dari emulsi akrilik yang diformulasi khusus untuk membuat efek pengecatan bertekstur halus, bergradasi, dengan hasil akhir tidak mengilap (matt finish). Jika dilihat sekilas dari jauh menyerupai kain beludru. Produk dapat diaplikasikan pada berbagai media seperti dinding beton baik interior maupun eksterior, gipsum, gerabah, besi, kayu, alumunium dan kanvas. Cat juga dapat membantu menutup retak halus pada permukaan tembok, tahan cuaca, melindungi tembok dari efek pengapuran, tidak menguning, ramah lingkungan karena tidak mengandung campuran solven/thinner, merkuri (timbal), dan formaldehyde. Cara aplikasi, setelah dinding dibersihkan, lapisi permukaannya dengan cat dasar (undercoat atau wall sealer) dan biarkan kering selama 3 - 4 jam. Setelah itu baru aplikasikan cat tanpa perlu diencerkan dengan rol sebagai lapisan pertama. Setelah kering selama 3 - 4 jam, aplikasikan lapisan kedua dengan kuas besar secara silang menyilang dan biarkan mengering selama 3 - 4 jam. Kerjakan dengan teknik yang sama pada lapisan ketiga. Daya sebar cat mencapai 5 - 6 m2/liter. produsen Suede dan Stucco. Suede Art Stone ditawarkan dalam kemasan 2,5 liter dan 20 liter seharga Rp175 ribu dan Rp1,35 juta. Sementara Stucco Veneziano lebih tepat untuk aplikasi interior dinding plafon dan kolom. Cat ini menghasilkan warna bergradasi, gelap dan terang yang menarik dan berkesan alami. Daya sebar teoritis 3 - 4 m2/kg. Alat yang diperlukan adalah trowel stainless steel, kape/spatula, dan amplas halus nomor 400. Setelah diberi cat dasar, Stucco bisa langsung diaplikasikan tanpa diencerkan memakai trowel atau spatula secara merata, dan biarkan mengering minimal enam jam. Setelah itu aplikasikan lapisan kedua tipis-tipis dengan spatula, variasikan sapuannya secara silang menyilang sehingga tampak ada gradasi. Gesekkan sisi trowel/spatula untuk menimbulkan efek gradasi. Setelah mengering dalam 2-3 jam, amplas permukaan bidang secara merata dan bersihkan sisa debu amplasan dengan kain lembab. Terakhir kuaskan lapisan cat ketiga seperti langkah sebelumnya. Pemakaian mesin amplas untuk bidang yang lebar sangat membantu. Untuk proteksi dan hasil yang lebih licin, beri semir atau wax Stucco sebagai finishing. Produk tersedia dalam 12 warna dengan kemasan 1, 5, 20 kg seharga Rp200 ribu, Rp800 ribu dan Rp2,2 juta.

CARA MEMBUT TANGGA MENJADI NYAMAN

Tangga adalah sarana vital untuk menghubungkan antara satu lantai dengan lantai di atasnya. Selain harus aman dan nyaman, bentuk tangga pun harus sesuai dengan konsep rumah secara keseluruhan. Fungsi utama tangga adalah menghubungkan lantai bawah dan lantai di atasnya. Dalam membuat tangga, hal yang harus diperhatikan diantaranya adalah bentuk serta materialnya. Khusus untuk rumah mungil bentuk tangga harus benar-benar dipikirkan, karena tidak boleh hanya bagus dari fisiknya saja, namun juga Ada tiga syarat utama membuat tangga, yaitu aman, nyaman, dan indah. Ketiganya mencakup bahan maupun struktur konstruksi tangga. "Nyaman dilihat dari faktor undakannya. Sedangkan aman, tentu saja, tidak membahayakan pemakainya. Misalnya, jika punya anak kecil sebaiknya dikasih pintu di tangga bagian atas, atau dilapisi karpet agar saat jatuh tak begitu terasa sakit," Saat pertama kali membuat tangga yang harus diperhatikan adalah tinggi tangga (optrede) dan lebar anak tangga (antrede). "Tinggi tangga yang ideal antara 15-20 centimeter. Sedangkan lebar anak tangga antara 25-30 cenitimeter. Lebih atau kurang dari itu biasanya tidak nyaman dan dipakai jalan enggak enak," . Ambil contoh, untuk sebuah rumah dengan jarak lantai satu dengan lantai dua adalah 3 meter, akan diperlukan 20 buah anak tangga (3m : 15cm). "Jangan lupa harus dipikirkan jarak untuk bordes atau tempat peristirahatan. Sehingga 20 anak tangga dikalikan 25 centimeter (lebar anak tangga) total jarak tangga yang diperlukan adalah 5 meter." Ada beberapa cara, yang mungkin bisa jadi pilihan dalam memberikan keindahan pada tangga : 1. Berikan finishing pada railing tangga, untuk membuatnya tampil rapi. Kecuali kalau Anda memang ingin tangga bertema rustik, maka biarkan railing tampil apa adanya. Poin pentingnya, sesuaikan dengan tema keseluruhan rumah. 2. Supaya area tangga tampil lebih dramatis, lengkapi dengan lighting pada anak-anak tangganya. Deretan lampu yang menerangi tangga, selain membuat si tangga lebih aman dilalui, juga memberi kesan seolah-olah tangga "menyambut" Anda, saat naik atau turun. 3. Cara yang satu ini mungkin sudah sering dilakukan. Manfaatkan dinding di area tangga sebagai "galeri" untuk Anda dan keluarga. Bisa dengan menempatkan koleksi foto keluarga, atau deretan bingkai lukisan-lukisan karya si buah hati. Cara ini tidak cuma membuat area tangga jadi cantik, pun memberikan kesan personal pada rumah. 4. Daripada membiarkan anak tangga tampil polos, mengapa tidak mencoba melapisinya dengan karpet bermotif. Sama halnya seperti pada ruangan, aplikasi warna dan motif jitu membuat ruangan tampil menawan.

TEHNIK MENGECAT RUMAH

Masalah yang sering terjadi pada cat dinding antara lain dinding berjamur (lembab), pengapuran, timbulnya belang pada dinding, keretakan halus, mengelupas, menggelembung, atau pudar. Untuk menanggulangi berbagai masalah cat dinding, kita perlu mengetahu tahapan dan cara mengecat yang benar. Cat yang digunakan harus sesuai dengan penggunaannya, misalnya cat eksterior dipakai untuk dinding luar karena lebih tahan dengan perubahan cuaca, suhu dan temperatur udara yang drastis. Cat yang gampang memudar biasanya disebabkan oleh kualitas cat dan penggunaannya, misalnya cat interior dipakai untuk eksterior. Cat yang baik memiliki resistensi terhadap garam (alkali resistant) yang terdapat dalam campuran bahan-bahan pengisi dinding agar warna cat tembok tidak cepat kusam dan belang. Untuk memperkuat cat eksterior agar lebih tahan lama, cat dasar diperlukan karena memiliki ketahanan terhadap garam atau alkali yang cukup tinggi agar mencegahnya merusak cat dinding. Cat dinding luar/ eksterior biasanya memiliki kandungan kimia yang membuatnya tahan cuaca, dan disebut weatherproof, weathershield, dan sebagainya. Meskipun akan menggunakan cat eksterior, akan lebih baik bila diberi cat dasar dahulu. ahapan-tahapan dalam mengecat 1. Persiapkan alat-alat sebelum mengecat seperti kuas, kaleng air. Cat aduk dulu selama lima menit. 2. Jangan lupa agar barang-barang lain tidak terkena cat, pertama pindahkan atau ditutupi dengan koran. Bersihkan dahulu dinding dengan vaccum cleaner kalau ada, atau dengan kemoceng atau sapu. Bila terlalu kotor dapat disikat dengan deterjen atau cairan pembersih jamur. Bersihkan permukaan dengan air. 3.dempul dan ratakan dengan plamir bagian dinding yang perlu ditambal seperti retak rambut, lubang paku dan lainnya. 4. permukaan lapisan tembok baru dapat dilapisi water base atau solvent yang bermutu agar hasil akhir menjadi lebih rata, halus dan tidak mudah mengelupas. Wall sealer juga bisa dipakai untuk menyesuaikan ph semen dengan ph cat sehingga warnanya akan tahan lama. 5. Cat dengan warna putih sebagai dasaran, tunggu sekitar 1-2 jam untuk mengeringkannya. Campur cat warna dengan air sebanyak 10 persen dari jumlah cat, aduk hingga rata selama 5 menit. 5. Trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata. Setelah 2-3 jam baru lapisi kembali dengan cat agar lebih mulus hasilnya. Roller bisa digunakan untuk meratakan warna permukaan dinding. 6. Untuk bagian plafon bisa menggunakan roller, campuran cat dibuat agak kental. 7. Bila ingin merubah warna lain dinding harus diamplas sampai rata. Bersihkan dengan alat pembersih, kemudian baru dicat dengan warna yang disukai. Agar dinding tidak terlihag berbeda warna, caranya adalah kerjakan satu bidang permukaan dinding di saat itu juga dalam satu waktu sehingga warna permukaan semua relatif sama. Jarak waktu antara lapisan satu dengan kedua sekitar 1-2 jam dan jangan terlalu lama.

MENGATASI DINDING LEMBAB

sebenarnya dinding lembab banyak dipengaruhi faktor teknis di lapangan. Diantaranya campuran semennya tidak sesuai dengan standar (umumnya dinding kamar mandi menggunakan lapisan trasram setinggi 1m dari lantai untuk menghalangi air masuk), atau karena ada pipa air yang bocor di dalam dinding. Kalo ditutup langsung dengan keramik ditakutkan timbul masalah baru. Dinding yang lembab dapat membuat daya rekat keramik dengan dinding berkurang, ini akan membuat keramik terlepas lama-kelamaan (hal ini umum terjadi pada lantai yang keramiknya pecah) Saya sarankan, dinding kamar mandi dijebol sedikit untuk memberi plesteran baru setinggi 1m. Plesteran kira-kira 1:3 (1 PC:3 pasir). Lalu tunggu hingga kering. Setelah itu Anda dapat melapisi dengan cat waterproof atau cat eksterior/weathershield/wheatercoat. Boleh juga menggunakan keramik. Kesal karena dinding rumah anda lembab karena rembesan air? Ikuti tip mengatasi kelembaban atau rembesan pada dinding ini secara lengkap. Seringkali kita jumpai rumah yang diatur sedemikian hingga mulai dari halaman, teras sampai pada interiornya yang mencerminkan kemapanan, kerajinan penghuninya, dan sebagainya. Tapi tak jarang pula kemapanan, kerapihan serta kerajinan itu terusik manakala banyak timbul bercak bercak lembab yang mengandung molekul-molekul air pada dinding-dinding interiornya. Bilamana anda jumpai hal yang seperti ini, maka harus secepatnya ditanggulangi agar tidak terus menerus mengganggu pemandangan. Untuk menanggulangi dinding rumah yang lembab atau mempunyai bercak air pada dinding interior, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengidentifikasikan lokasi bercak tersebut dan factor-faktor yang harus diperhatikan adalah : • Apakah karena pipa air yang bocor. • Permukaan air tanah yang naik • Rembesan dari kamar mandi • retak rambut • adanya celah antara 2 dinding dengan tetangga • penggunaan batualam sebagai pelapis dinding eksterior • ataukah karena dinding luar yang belum diplester. Setelah kita identifikasi akar penyebabnya maka baru kita pikirkan solusi terbaik untuk mengatasi bercak pada dinding rumah tersebut dan kalo bisa hilang selamanya. Dari identifikasi maka kita dapatkan metode penanggulangannya, yakni sebagai berikut : Air permukaan tanah naik & Pipa Air Bocor Biasanya bercak kelembaban teralokasi dibawah 1 meter pada dinding rumah, dan terjadi terus menerus sepanjang waktu tidak mengenal saat hujan atau tidak. Perlu anda ketahui bahwa air tanah masuk ke dinding interior melalui kapiler material semen. Penyebab utamanya adalah karena rendahnya kualitas material plesteran baik dinding luar maupun dalam. Solusi : mengerok plesteran kurang lebih 1 meter dari permukaan, ganti dengan plesteran baru dengan komposisi pasir dan semen 3:1, baru kemudian dilakukan pengecatan sesuai dengan prosedur yang benar. Adanya pipa air yang bocor, biasanya terindikasi kurang lebih 1 meter dari dinding dasar. Ini mudah terlihat bercak basahnya, lebih parah dari bewrcak basah lainnya. Solusi : ganti pipa yang bocor, lalu plester dengan komposisi material yang benar. Retak rambut dinding Interior Penyebab utamanya adalah karena pada dinding rumah anda terdapat unsur pembentuk plesteran yang tidak bersih dan banyak mangandung tanah atau material lainnya, air yang digunakan untuk mengaduk semen dari comberan, proses pengacian dilakukan saat belum waktunya, plesteran belum kering sempurna. Solusi : retak-retak rambut diperbesar sedikit dan ditutup dengan plamir tembok, setelah mengering sempurna total baru difinishing. Dinding luar belum diplester Bila dinding rumah anda dibagian luar belum diplester maka seringkali anda jumpai dinding anda lembab. Air hujan masuk ke dalam material dinding melalui daya kapiler meresap melalui pori-pori material menembus ketebalan dinding berakhir pada dinding interior, berhenti dan membentuk pola air pada dinding. Plesteran dinding luar dengan perbandingan material 1:3, tunggu kurang lebih 2 minggu memberi kesempatan plesteran kering total, kemudian diaci. Air merembes dari celah dinding Air merembes masuk dari celah dinding rumah kita yang berbatasan dengan tetangga mengakibatkan air masuk dari celah kedua dinding tersebut. Solusi : tutup celah itu dengan plesteran kemudian lapisi dengan Pelapis Anti bocor . Air merembes dari kamar mandi Penyebabnya antara lain : • sambungan pipa air rusak/putus • kualitas material plesteran yang kurang baik. Solusi : cukup mudah, yakni betulkan sambungan yang rusak/putus , kerok plesteran dan ganti dengan plesteran yang baik. Semoga artikel ini berguna dan anda tidak mempunyai masalah lagi dengan dinding rumah.