Tampilkan postingan dengan label pengecatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengecatan. Tampilkan semua postingan

CAT SEPECIAL EFEK

Bosan dengan dinding yang tampil polos? Mungkin saatnya Anda bereksperimen dengan cat spesial efek. Produk terbarunya Suede Art Stone mampu menghasilkan tampilan seperti batu alam bertekstur halus, dan Stucco Veneziano yang menghadirkan nuansa batu onyx yang licin. Suede tersedia dalam 20 warna, dibuat dari emulsi akrilik yang diformulasi khusus untuk membuat efek pengecatan bertekstur halus, bergradasi, dengan hasil akhir tidak mengilap (matt finish). Jika dilihat sekilas dari jauh menyerupai kain beludru. Produk dapat diaplikasikan pada berbagai media seperti dinding beton baik interior maupun eksterior, gipsum, gerabah, besi, kayu, alumunium dan kanvas. Cat juga dapat membantu menutup retak halus pada permukaan tembok, tahan cuaca, melindungi tembok dari efek pengapuran, tidak menguning, ramah lingkungan karena tidak mengandung campuran solven/thinner, merkuri (timbal), dan formaldehyde. Cara aplikasi, setelah dinding dibersihkan, lapisi permukaannya dengan cat dasar (undercoat atau wall sealer) dan biarkan kering selama 3 - 4 jam. Setelah itu baru aplikasikan cat tanpa perlu diencerkan dengan rol sebagai lapisan pertama. Setelah kering selama 3 - 4 jam, aplikasikan lapisan kedua dengan kuas besar secara silang menyilang dan biarkan mengering selama 3 - 4 jam. Kerjakan dengan teknik yang sama pada lapisan ketiga. Daya sebar cat mencapai 5 - 6 m2/liter. produsen Suede dan Stucco. Suede Art Stone ditawarkan dalam kemasan 2,5 liter dan 20 liter seharga Rp175 ribu dan Rp1,35 juta. Sementara Stucco Veneziano lebih tepat untuk aplikasi interior dinding plafon dan kolom. Cat ini menghasilkan warna bergradasi, gelap dan terang yang menarik dan berkesan alami. Daya sebar teoritis 3 - 4 m2/kg. Alat yang diperlukan adalah trowel stainless steel, kape/spatula, dan amplas halus nomor 400. Setelah diberi cat dasar, Stucco bisa langsung diaplikasikan tanpa diencerkan memakai trowel atau spatula secara merata, dan biarkan mengering minimal enam jam. Setelah itu aplikasikan lapisan kedua tipis-tipis dengan spatula, variasikan sapuannya secara silang menyilang sehingga tampak ada gradasi. Gesekkan sisi trowel/spatula untuk menimbulkan efek gradasi. Setelah mengering dalam 2-3 jam, amplas permukaan bidang secara merata dan bersihkan sisa debu amplasan dengan kain lembab. Terakhir kuaskan lapisan cat ketiga seperti langkah sebelumnya. Pemakaian mesin amplas untuk bidang yang lebar sangat membantu. Untuk proteksi dan hasil yang lebih licin, beri semir atau wax Stucco sebagai finishing. Produk tersedia dalam 12 warna dengan kemasan 1, 5, 20 kg seharga Rp200 ribu, Rp800 ribu dan Rp2,2 juta.

TEHNIK MENGECAT RUMAH

Masalah yang sering terjadi pada cat dinding antara lain dinding berjamur (lembab), pengapuran, timbulnya belang pada dinding, keretakan halus, mengelupas, menggelembung, atau pudar. Untuk menanggulangi berbagai masalah cat dinding, kita perlu mengetahu tahapan dan cara mengecat yang benar. Cat yang digunakan harus sesuai dengan penggunaannya, misalnya cat eksterior dipakai untuk dinding luar karena lebih tahan dengan perubahan cuaca, suhu dan temperatur udara yang drastis. Cat yang gampang memudar biasanya disebabkan oleh kualitas cat dan penggunaannya, misalnya cat interior dipakai untuk eksterior. Cat yang baik memiliki resistensi terhadap garam (alkali resistant) yang terdapat dalam campuran bahan-bahan pengisi dinding agar warna cat tembok tidak cepat kusam dan belang. Untuk memperkuat cat eksterior agar lebih tahan lama, cat dasar diperlukan karena memiliki ketahanan terhadap garam atau alkali yang cukup tinggi agar mencegahnya merusak cat dinding. Cat dinding luar/ eksterior biasanya memiliki kandungan kimia yang membuatnya tahan cuaca, dan disebut weatherproof, weathershield, dan sebagainya. Meskipun akan menggunakan cat eksterior, akan lebih baik bila diberi cat dasar dahulu. ahapan-tahapan dalam mengecat 1. Persiapkan alat-alat sebelum mengecat seperti kuas, kaleng air. Cat aduk dulu selama lima menit. 2. Jangan lupa agar barang-barang lain tidak terkena cat, pertama pindahkan atau ditutupi dengan koran. Bersihkan dahulu dinding dengan vaccum cleaner kalau ada, atau dengan kemoceng atau sapu. Bila terlalu kotor dapat disikat dengan deterjen atau cairan pembersih jamur. Bersihkan permukaan dengan air. 3.dempul dan ratakan dengan plamir bagian dinding yang perlu ditambal seperti retak rambut, lubang paku dan lainnya. 4. permukaan lapisan tembok baru dapat dilapisi water base atau solvent yang bermutu agar hasil akhir menjadi lebih rata, halus dan tidak mudah mengelupas. Wall sealer juga bisa dipakai untuk menyesuaikan ph semen dengan ph cat sehingga warnanya akan tahan lama. 5. Cat dengan warna putih sebagai dasaran, tunggu sekitar 1-2 jam untuk mengeringkannya. Campur cat warna dengan air sebanyak 10 persen dari jumlah cat, aduk hingga rata selama 5 menit. 5. Trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata. Setelah 2-3 jam baru lapisi kembali dengan cat agar lebih mulus hasilnya. Roller bisa digunakan untuk meratakan warna permukaan dinding. 6. Untuk bagian plafon bisa menggunakan roller, campuran cat dibuat agak kental. 7. Bila ingin merubah warna lain dinding harus diamplas sampai rata. Bersihkan dengan alat pembersih, kemudian baru dicat dengan warna yang disukai. Agar dinding tidak terlihag berbeda warna, caranya adalah kerjakan satu bidang permukaan dinding di saat itu juga dalam satu waktu sehingga warna permukaan semua relatif sama. Jarak waktu antara lapisan satu dengan kedua sekitar 1-2 jam dan jangan terlalu lama.

TIPS RENOVASI RUMAH

TIPS RENOVASI RUMAH Anda mungkin sudah bosan dengan suasana rumah Anda, dan menginginkan nuansa baru agar bisa memberikan keceriaan dan warna berbeda pada kehidupan Anda. Atau, struktur bangunan rumah Anda sudah mulai kurang kokoh, sehingga membutuhkan pembangunan kembali agar aman dan nyaman buat penghuninya. Ya, melakukan renovasi rumah bisa jadi salah satu pilihan tepat untuk mewujudkannya. Anda tidak perlu khawatir berapa banyak uang yang akan Anda keluarkan. Sebab, proses renovasi rumah bisa dilakukan dengan budget minimum. Untuk mendapatkannya, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan agar proses renovasi menjadi efisien, hemat dan tepat sasaran. Berikut diantaranya : · Pertama sekali, tentukan konsep renovasi dengan matang. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari kesalahan-kesalahan pengerjaan yang menyebabkan pengeluaran biaya menjadi lebih banyak. Pematangan konsep juga memudahkan para pekerja menyelesaikan tugasnya. · Pematangan konsep sebaiknya dilakukan melalui proses diskusi dengan anggota keluarga yang lainnya. Sebab, renovasi rumah bertujuan memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga. Anda perlu memadukan ide-ide antara anggota keluarga, untuk mendapatkan solusi dan keputusan yang tepat, serta menguntungkan semua pihak. · Buat daftar hal-hal yang harus direnovasi sesuai urutan prioritas. Misalnya, Atap rumah bocor, Cat rumah terkelupas, dan sebagainya. · Pilihlah waktu yang tepat untuk merenovasi. Kondisi cuaca dan musim sangat berpengaruh pada proses renovasi rumah. Musim hujan merupakan waktu yang sangat tidak tepat, karena akan mempersulit proses pembangunan sehingga membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama, dan menghambat tercapainya hasil yang maksimal. · Tentukan budget. Merenovasi rumah tidak perlu terlalu mahal, yang penting sesuai kebutuhan dan tepat guna. Lakukan survei terhadap harga-harga bahan bangunan dan keperluan renovasi lainnya, untuk meminimalisasi pengeluaran Anda. Anda bisa menggunakan bahan bangunan bekas tetapi berkualitas, asal bisa dengan cermat memilih barang-barang yang bagus. Sebisa mungkin manfaatkan barang-barang atau peralatan di rumah yang masih bisa dipakai. Misalnya water closet atau washtafel yang masih bisa dipakai, tidak perlu diganti. Biasanya peralatan kamar mandilah yang paling banyak menghabiskan biaya. · Beberapa barang sebaiknya Anda beli dengan kualitas yang sangat baik, seperti pipa, fondasi rumah, dan rangka atap. Pemilihan cat rumah pun sebaiknya dilakukan dengan baik, terutama untuk eksterior rumah karena bagian ini sering terkena sinar matahari dan hujan, sehingga sering ditumbuhi jamur dan warnanya mudah luntur. · Pemilihan cara pembayaran pun sebaiknya Anda perhatikan. Ada dua sistem pembayaran yang bisa Anda terapkan, yaitu sistem borongan dan sistem harian. Bagi Anda yang sudah sangat matang dengan konsep renovasi rumah, sebaiknya menggunakan sistem borongan karena akan sangat menghemat pengeluaran. Jika Anda masih ragu-ragu dengan konsep renovasi, sebaiknya memilih pembayaran pekerja secara harian. · Pilih jasa kontraktor yang sesuai dengan kebutuhan serta budget Anda. Sebelum merenovasi rumah, mereka akan membuat gambar rumah untuk memudahkan pekerjaan mereka. · Jika ingin mendesain ulang rumah, sebisa mungkin sesuaikan dengan perabot dan furniture yang Anda miliki, sehingga tidak perlu ada biaya tambahan untuk membeli perabotan dan furniture baru. Semoga terwujud keinginan Anda untuk merenovasi rumah hingga terwujud rumah idaman Anda.......................

DAFTAR PEKERJAAN / PROYEK

PERIODE 2005 - 2010 1. Renovasi rumah di ERUMAHAN DAAN MOGOT BARU Jakarta 2. Renov. ruko di jalan Gajah Mada Jakarta 3. Pengecatan Rumah di Taman Palem Cengkareng Jak-Bar 4. Bangun Baru di Villa Melati Mas Tangerang 5. Pengecatan dan Plafon Gypsum di Pondok kopi 6. Renovasi Rumah di Kemang Peratama Bekasi 7. Bangun Rumah Baru di bawen Semarang 8. Pengecatan Wosh Masjid di Karanganyar Suarkarta 9. Pekerjaan Partisi Gypsum di Apartemen Lavande 10.Pengecatan di kantor walikota Jakarta 11.Bangun Proyek Perumahan di Karanganyar